Apa pertimbangan anda berinvestasi di tanah?
Setiap orang tentu
saja memiliki jawaban yang beragam. Namun jika dikumpulkan beberapa yang
penting, bisa jadi hal-hal yang berikut ini:
(1) LEGALITAS TERJAMIN
Ya, tentu saja hal ini menjadi prioritas utama. Karena investasi tanah
cukup menyedot bagian finansial kita. Setidak puluhan juta mesti kita
alokasikan untuk keperluan ini. Yang untuk sebagian besar orang angka
sebesar itu mungkin saja diperoleh selama beberapa tahun, bahkan belasan
tahun. Pertanyaan yang sering muncul di awal adalah "apakah ini
memiliki sertifikat kepemilikan?" atau "apakah tanah ini tidak dalam
sengketa?".
(2) HARGA
Poin pokok kedua adalah masalah harga.
Seperti yang telah dinyatakan sebelumnya, untuk harga puluhan juta mesti
dikumpulkan dalam waktu lama. Bahkan jika dapat dicicil pun tentu dalam
tenor yang lama. Namun secara umum harga atau nilai suatu tanah dapat
dilihat dengan menggunakan rasio Rp/m2. Angka dapat kita
banding-bandingkan antara satu lokasi dengan lokasi lainnya. Di daerah
perkotaan nilai di bawah 1 juta/m2 hampir-hampir mustahil kita akan
jumpai. Beda bila di daerah pinggiran. Tapi suatu daerah yang dulunya
mungkin termasuk pinggiran, sekarang telah menjadi bagian dari suatu
kota. Konsekuensi logisnya harga tanah pun akan bertambah naik. Hai ini
perlu dukungan data instansi terkait seberapa cerah suatu daerah di masa
depan.
(3) LOKASI PROSPEKTIF
Nah ini yang merupakan
pertimbangan berikut dan masih berkaitan dengan poin sebelumnya,
Pesatnya perkembangan suatu daerah dapat diprediksi dengan melihat data
dari instansi terkait, misalkan dari Badan Perencanaan Pembangunan
Daerah atau dari Dinas Pekerjaan Umum. Setidaknya dari instansi ini kita
bisa mendapatkan gambaran besar dari rencana tata ruang dari suatu
daerah. Jadi carilah daerah yang punya prospek yang cerah dan jangan
semata-mata melihat kondisi saat ini.
(4) AKSES JALAN
Indikator
yang paling nyata dari daerah yang prospektif adalah prasarana jalan.
Dapat dikatakan jika akses jalan di daerah tersebut sudah lebih baik
dari daerah lainnya, maka dapat ditebak daerah tersebut akan memiliki
prospek yang lebih baik. Hanya saja jika akses jalan sudah bagus,
umumnya harga tanah akan naik secara perlahan. Jadi kembali lagi mesti
pandai-pandai dan jeli mendapatkan informasi jauh hari sebelumnya.
(5) DEKAT FASILITAS PUBLIK
Ini juga menjadi bisa menjadi indikator akan berkembangnya suatu
daerah. Jika fasilitas publik telah dibangun di area tersebut bisa jadi
daerah tersebut akan menjadi lebih ramai atau setidaknya menjadi sentra
kegiatan pemerintahan. Fasilitas publik bisa jadi berupa pasar,
puskesmas, persekolahan, kantor pemerintahan (lurah, camat, bupati),
ataupun instansi lainnya (polsek, polres, kantor dinas, dsb).
(6) PEMBAYARAN FLEKSIBEL & BAROQAH
Meski poin ini berkaitan dengan poin 2 sebelumnya, tapi fleksibiltas
suatu transaksi akan menjadi pilihan juga bagi para pembeli. Apalagi di
jaman sekarang gaung lembaga keuangan syariah sedang marak. Tapi tidak
sedikit kalangan yang masih menyangsikan embel-embel "syariah"yang
disandangnya. Maka pilihan pembayaran sistem Non-Riba menjadi alternatif
pilihan dan solusi yang menjanjikan. Betapa tidak dengan sistem
Non-Riba harga tunai (cash) akan tetap sama dengan harga cicil (kredit).
Selain itu sistem Non-Riba juga membuat kedua belah pihak berada pada
posisi yang setara. Apatah lagi sistem ini menerapkan ketentuan Tanpa
Bunga, Tanpa Denda, dan Tanpa Sita.
https://www.facebook.com/jualantanahkavling