Monday, October 31, 2016

Apa pertimbangan anda berinvestasi di tanah?

Apa pertimbangan anda berinvestasi di tanah?
Setiap orang tentu saja memiliki jawaban yang beragam. Namun jika dikumpulkan beberapa yang penting, bisa jadi hal-hal yang berikut ini:
(1) LEGALITAS TERJAMIN
Ya, tentu saja hal ini menjadi prioritas utama. Karena investasi tanah cukup menyedot bagian finansial kita. Setidak puluhan juta mesti kita alokasikan untuk keperluan ini. Yang untuk sebagian besar orang angka sebesar itu mungkin saja diperoleh selama beberapa tahun, bahkan belasan tahun. Pertanyaan yang sering muncul di awal adalah "apakah ini memiliki sertifikat kepemilikan?" atau "apakah tanah ini tidak dalam sengketa?".
(2) HARGA
Poin pokok kedua adalah masalah harga. Seperti yang telah dinyatakan sebelumnya, untuk harga puluhan juta mesti dikumpulkan dalam waktu lama. Bahkan jika dapat dicicil pun tentu dalam tenor yang lama. Namun secara umum harga atau nilai suatu tanah dapat dilihat dengan menggunakan rasio Rp/m2. Angka dapat kita banding-bandingkan antara satu lokasi dengan lokasi lainnya. Di daerah perkotaan nilai di bawah 1 juta/m2 hampir-hampir mustahil kita akan jumpai. Beda bila di daerah pinggiran. Tapi suatu daerah yang dulunya mungkin termasuk pinggiran, sekarang telah menjadi bagian dari suatu kota. Konsekuensi logisnya harga tanah pun akan bertambah naik. Hai ini perlu dukungan data instansi terkait seberapa cerah suatu daerah di masa depan.
(3) LOKASI PROSPEKTIF
Nah ini yang merupakan pertimbangan berikut dan masih berkaitan dengan poin sebelumnya, Pesatnya perkembangan suatu daerah dapat diprediksi dengan melihat data dari instansi terkait, misalkan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah atau dari Dinas Pekerjaan Umum. Setidaknya dari instansi ini kita bisa mendapatkan gambaran besar dari rencana tata ruang dari suatu daerah. Jadi carilah daerah yang punya prospek yang cerah dan jangan semata-mata melihat kondisi saat ini.
(4) AKSES JALAN
Indikator yang paling nyata dari daerah yang prospektif adalah prasarana jalan. Dapat dikatakan jika akses jalan di daerah tersebut sudah lebih baik dari daerah lainnya, maka dapat ditebak daerah tersebut akan memiliki prospek yang lebih baik. Hanya saja jika akses jalan sudah bagus, umumnya harga tanah akan naik secara perlahan. Jadi kembali lagi mesti pandai-pandai dan jeli mendapatkan informasi jauh hari sebelumnya.
(5) DEKAT FASILITAS PUBLIK
Ini juga menjadi bisa menjadi indikator akan berkembangnya suatu daerah. Jika fasilitas publik telah dibangun di area tersebut bisa jadi daerah tersebut akan menjadi lebih ramai atau setidaknya menjadi sentra kegiatan pemerintahan. Fasilitas publik bisa jadi berupa pasar, puskesmas, persekolahan, kantor pemerintahan (lurah, camat, bupati), ataupun instansi lainnya (polsek, polres, kantor dinas, dsb).
(6) PEMBAYARAN FLEKSIBEL & BAROQAH
Meski poin ini berkaitan dengan poin 2 sebelumnya, tapi fleksibiltas suatu transaksi akan menjadi pilihan juga bagi para pembeli. Apalagi di jaman sekarang gaung lembaga keuangan syariah sedang marak. Tapi tidak sedikit kalangan yang masih menyangsikan embel-embel "syariah"yang disandangnya. Maka pilihan pembayaran sistem Non-Riba menjadi alternatif pilihan dan solusi yang menjanjikan. Betapa tidak dengan sistem Non-Riba harga tunai (cash) akan tetap sama dengan harga cicil (kredit). Selain itu sistem Non-Riba juga membuat kedua belah pihak berada pada posisi yang setara. Apatah lagi sistem ini menerapkan ketentuan Tanpa Bunga, Tanpa Denda, dan Tanpa Sita.
https://www.facebook.com/jualantanahkavling